Pemanfaatan Teknologi Blockchain dalam Pendaftaran Pengurusan Tanah

Real estate selalu menjadi sektor yang menguntungkan untuk tujuan investasi di seluruh dunia. Dan tanah menjadi aset paling mahal di kelas ini dan sering menjadi titik fokus untuk berbagai penipuan, kejahatan dan menjadi sumber dispute. Title dan akta adalah bagian integral dari proses pendaftaran tanah dan menyediakan jaring pengaman yang diperlukan untuk pembeli. Tetapi di banyak negara bahkan sertifikat tanah ini bukanlah metode yang sangat mudah untuk membuktikan kepemilikan seseorang atas properti tersebut.

Dan ini karena sistem pemeliharaan catatan tanah yang buram, tidak efektif, dan tidak efisien. Dalam skenario saat ini, proses pendaftaran tanah di banyak negara berkembang sangat manual dan bersifat paper heavy. Dengan demikian, membuatnya tidak efisien dan rentan terhadap gangguan.

Dan di atas itu proses pendaftaran tanah melibatkan banyak badan pemerintah untuk melakukan otentikasi dan verifikasi. Pengalihan hak atas tanah memerlukan proses dan dokumen yang sama untuk diduplikasi beberapa kali. Sehingga mengarah pada waktu dan biaya pemrosesan yang lama dan besar.

Pemakaian Blockchain Untuk Proses Pengurusan Tanah

Tetapi dengan blockchain, seluruh proses dapat dipermudah. Dan itulah sebabnya ia telah menarik perhatian dari banyak government di seluruh dunia karena kemampuannya untuk merekam sertifikat tanah, merecord segala perubahannya, peta digital, data spasial dan catatan settlement secara transparan, aman, dan merusak bukti. Sekarang mari kita lihat bagaimana blockchain akan bekerja untuk pendaftaran tanah: Pertama-tama, koordinat geografis tanah akan dikodekan secara unik dan dicatat ke dalam blockchain. Setiap properti juga akan dikaitkan dengan smart key yang akan dipegang oleh pemilik sebidang tanah itu. Lebih lanjut lagi, smart contract ketika dikombinasikan dengan Blockchain, dapat digunakan untuk mempercepat pengalihan hak atas tanah dan transaksi terkait lainnya.

Let’s understand it through a real life scenario. Mr X wants to buy a property from Mr Y. A smart contract would be agreed upon by Mr X and Mr Y where the title of the property would be transferred to Mr X automatically on receipt of the agreed fund into Mr Y’s account. This transparent and immediate change of land title in the ledger will also speed up the property registration process and as a result, this would lead to cost savings and greater efficiencies for land registrations. The implementation of blockchain to record property transactions will also help in better and effective property management as the transactions and other related information would be updated almost real time.

Mari kita memahaminya melalui skenario real life. Bpk. X ingin membeli properti dari Bpk. Y. Sebuah smart contract akan disetujui oleh Bpk. X dan Bpk. Y di mana hak kepemilikan akan ditransfer ke Bpk X secara otomatis setelah menerima dana yang disepakati ke akun bpk Y. Perubahan hak atas tanah yang transparan dan langsung dalam buku besar ini juga akan mempercepat proses pendaftaran properti dan sebagai hasilnya, ini akan mengarah pada penghematan biaya dan efisiensi yang lebih besar untuk pendaftaran tanah. Penerapan blockchain untuk mencatat transaksi properti juga akan membantu dalam manajemen properti yang lebih baik dan efektif karena transaksi dan informasi terkait lainnya akan diperbarui hampir secara real time.

Sistem berbasis blockchain akan membawa semua stakeholder termasuk badan pemerintah terkait, penjual tanah, dan pembeli tanah pada satu platform tunggal dan setiap kali pendaftaran tanah atau proses pemindahan hak dimulai pada blockchain, semua pemangku kepentingan dapat melihat transaksi yang terjadi dengan hak pemilik yang didistribusikan. Dengan demikian sistem berbasis blockchain dengan smart contract memberikan jejak kepemilikan tanah yang transparan dan tidak berubah.

Informasi lainnya tentang blockchain

3 thoughts on “Pemanfaatan Teknologi Blockchain dalam Pendaftaran Pengurusan Tanah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *