Aplikasi Blockchain yang Bisa Mengubah Masyarakat

Blockchain sangat dibutuhkan terutama pada zaman perkembangan industri 4.0 ini. Dalam pelaksanaannya, Blockchain diwujudkan dalam bentuk beberapa aplikasi. Aplikasi-aplikasi ini sangat membantu user dalam mobilitas segala administrasi mulai dari mengurus surat, pembuatan identitas dan kepentingan yang lainnya.

Perkembangan Blockhain

Perkembangan internet bermula dari hal-hal yang tak berwujud. Anda bisa mengirim atau menerima email, melakukan korespondensi di forum, membaca, menulis atau mendistribusikan artikel. Internet modern biasanya terkoneksi langsung dengan aset. Barang berharga yang Anda simpan biasanya ingin dikelola dan disentuh secara langsung. Perbedaan dalam sistem Blockchain, aset disimpan dalam bentuk rantai yang disandikan antar jaringan yang disebut dengan buku besar atau Blockchain.

Kemudahan Dalam Menggunakan Blockchain

Blockchain tidak hanya melindungi sistem bisnis anda dari pencurian, tetapi juga mempermudah proses bisnis pada aset yang Anda miliki. Selain itu, aset Anda juga aman dari adanya pencurian sehingga menyelamatkan aset anda dari pihak ketiga.

Alasan Blockchain Mulai Digunakan Oleh Lembaga Yang Lainnya

Oleh karena itu, sistem terdesentralisasi dari Blockchain ini dapat mengubah hidup Anda mulai dari cara bertransaksi, mengelola aset, menggunakan serach engine, software, atau penggunaan fasilitas lainnya. Dengan sistem ini, anda dapat memilih atau menyewa mobil dengan syarat bukti identitas yang anda miliki. Sepanjang perkembangan aplikasi Blockhain, metode ini akhirnya anyak digunakan oleh lembaga lainnya baik swasta, rumah sakit atau lembaga pemerintahan lainnya.

Sistem Keuangan Yang Menggunakan Blockchain

Keuangan yang menggunakan metode Blockchain menggunakan sistem cryptocurrency terdesentralisasi. Supaya Anda dapat memahami lebih jelas bagaimana sistemnya, kami memberikan salah satu contoh. Misalnya saja koin digital yang merupakan koin digital yang diakses melalui jaringan elektronik.

Implementasi Koin Digital Dalam Sistem Blockchain

Dengan koin digital ini, anda dapat melakukan transaksi dengan cek, kabel atau uang tunai. Selain itu, anda juga dapat menggunakan uang virtual yang dikenal dengan Bitcoin (BTC), Litecoin, Peercoin dan Dogecoin dimana Anda menggunakan sandi atau kode elektronik untuk melakukan transaksi. Jika di Indonesia, kita sudah diperkenalkan dengan e-wallet seperti halnya Ovo, Go Pay, Link-Aja, Dana.

Jasa Keuangan Pada Sistem Blockchain

Sistem konvensional memiliki beberapa batasan seperti cenderung rumit, rawan kesalahan dan sistem akses yang sangat lambat. Perantara sering dibutuhkan untuk memediasi proses dan menyelesaikan konflik. Secara alami, ini membutuhkan tekanan, waktu, dan uang. Sebaliknya, pengguna menemukan blockchain lebih murah, lebih transparan, dan lebih efektif.

Alasan Banyak Orang Semakin Sering Menggunakan Layanan Keuangan Berbasis Blockchain

Tidak mengherankan bahwa semakin banyak layanan keuangan menggunakan sistem ini untuk memperkenalkan inovasi, seperti obligasi pintar dan kontrak pintar. Yang pertama secara otomatis membayar kupon kepada pemegang obligasi setelah persyaratan terprogram tertentu terpenuhi. Selain itu, kontrak digital yang mengeksekusi sendiri dan mempertahankan diri  ketika persyaratan dipenuhi.

Yuk, Kita Intip 17 Aplikasi Blockchain Apa Saja Yang Dapat Mengubah Pandangan Masyarakat Selama Ini!

1. Manajemen Aset: Pemrosesan Dan Penyelesaian Perdagangan

Dalam proses perdagangan dengan metode konvensional dimana para pedagang mengelola aset secara tradisional. Hal ini menjadi sangat berisiko dan bisa memicu mahalnya biaya terutama ketika melakukan transaksi lintas batas.

Setiap pelaku dalam proses perdagangan, seperti halnya broker, penjaga, manajer dan konsultan menyimpan catatan mereka sendiri untuk mendeteksi ruang kesalahan yang ada. Untuk itu buku besar Blockchain dibutuhkan untuk melihat kesalahan dalam catatan, menyederhanakan proses yang dirasakan cukup rumit dan membatalkan seluruh kebutuhan perantara yang diperlukan. Oleh karena itu, Blockchain dapat digunakan dalam pemrosesan penyelesaian perdagangan.

2. Asuransi: Pemrosesan klaim

Dalam penggunaan pemrosesan klaim, prosedur ini bisa menjadi pemicu frustasi dan kecemasan. Pemroses asuransi harus menjangkau informasi terlebih dahulu tentang klaim palsu. Selain itu, sumber data asuransi bersifat terdesentralisasi atau terpusat. Kebijakan asuransi ini ditinggalkan oleh para penggunanya.

Formulir klaim asuransi ini biasanya diproses secara manual. Hal ini memicu kesalahan besar sehingga Blockchain menyediakan sistem yang sempurna untuk manajemen yang memiliki transparansi dan bebas berisiko. Properti enkripsi memungkinkan perusahaan asuransi untuk menangkap kepemilikan aset yang akan diasuransikan. Jadi, blockchain juga digunakan dalam pemrosesan klaim. Ternyata, Blockchain dapat mengubah sistem pengelolaan asuransi menjadi simple, praktis dan tidak ribet.

3. Pembayaran Lintas Batas

Masalah umum yang biasa terjadi pada sektor keuangan adalah rawan terjadi kesalahan, mahal dan memicu terjadinya kasus pencucian uang. Untuk mencegah kasus ini, Blockchain telah menyediakan solusi dengan cara menggandeng perusahaan pengiriman uang, contohnya Abra, Allign Commerce, dan Bitspark yang menawarkan layanan uang berbasis Blockchain end-to-end.

Pada tahun 2004, Santander menjadi salah satu bank pertama yang menggabungkan blockchain ke aplikasi pembayaran. Dengan aplikasi ini, layanan memudahkan pelanggan melakukan pembayaran internasional selama 24 jam sehari. Mereka juga akan menyelesaikan pembayaran pada hari berikutnya. Blockchain juga berfungsi sebagai properti cerdas dalam mengelola harta berwujud dan tak berwujud dalam buku besar.

4. Pemberi Pinjaman Uang Tidak Konvensional/Pinjaman Uang Keras

Dengan adanya aplikasi kontrak pintar, sistem ini mengubah metode pinjaman secara konvensional. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai media pinjaman uang keras. Yang dimaksud pinjaman uang keras di sini adalah melayani peminjam yang memiliki kredit buruk dengan pinjaman yang dibutuhkan dengan membebankan dua hingga sepuluh persen dari jumlah pinjaman dan mengklaim properti mereka sebagai jaminan. Masalah inilah yang menyebabkan peminjam mengalami kebangkrutan serta kehilangan rumah.

Jadi, Blockchain menawarkan solusi untuk permasalahan diatas. Selain itu, dengan teknologi Blockchain sistem tidak perlu menunjukkan kreditur kredit atau riwayat pekerjaan. Tidak hanya itu saja, Blockchain menawarkan kemudahan yang lainnya yaitu dengan memperingkas dokumen sehingga tidak perlu memproses banyak dokumen secara manual.

5. Mobil/Smartphone Anda

Mobil atau smartphone merupakan modifikasi primitif dari properti pintar. Sebagai contoh kunci mobil  yang dilengkapi dengan immobilizer, di mana mobil hanya dapat diaktifkan setelah Anda/user mengetuk protokol yang tepat pada kunci tersebut. Ponsel cerdas Anda hanya berfungsi setelah Anda mengetikkan kode PIN yang benar. Keduanya bekerja pada kriptografi untuk melindungi kepemilikan Anda.

Bagaimanapun juga dengan bentuk primitif dari properti pintar menjadi salah satu kendalanya.Biasanya, kunci disimpan dalam wadah fisik, seperti kunci mobil atau kartu SIM, dan tidak dapat dengan mudah ditransfer atau disalin. Buku besar blockchain memecahkan masalah ini dengan memungkinkan penambang blockchain untuk mengganti dan mereplikasi protokol yang hilang.

6. Blockchain Internet-Of-Things (IoT)

Dalam definisi benda, benda itu diibaratkan dengan obyek material apapun. Oleh karena itu, benda merepresentasikan Internet-of-Things (IoT) dimana material ini memiliki tombol sakelar on/off yang menghubungkan internet satu dengan yang lain. Dengan fitur akses yang mengubungkan ke jaringan komputer, semua benda seperti mobil, rumah dan aset lainnya menjadi lebih dari sekedar obyek. Seorang tokoh pengamat mengatakan bahwa di tahun 2020, 26 milliar perangkat lebih akan terhubung.

Dalam skala yang lebih besar, pemerintahan, negara dan kota akan akan menggunakan aplikasi berbasis IoT dalam mengembangkan lingkungan yang lebih bersih. Selain itu, kota dan pemerintahan juga mengiplementasikan penggunaan energi yang lebih efisien. Inilah yang ditawarkan oleh IoT agar menjadi kota pintar. Selain itu, hidup masyarakat kota lebih mudah dan praktis dengan IoT.

7. Peralatan Cerdas

Perlatan cerdas merupakan salah satu contoh aplikasi dari Internet-of-Things (IoT). Dekripsi dari alat cerdas ini adalah segala perangkat yang terhubung ke internet. Semua alat akan memberi informasi dari jarak jauh bahwa barang anda atau cucian anda sudah siap diambil.

Dengan IoT, Anda dapat melakukan penghematan biaya dan bahan bakar sehingga menjadi lebih efisien. Selain itu, IoT mendukung semua pekerjaan yang Anda lakukan mulai dari hal kecil seperti halnya mencuci pakaian yang dapat dipantau secara digital, atau alat jasa pengiriman yang dapat terkoneksi dengan sistem GPS.

8. Sensor Rantai Suplai

Sensor rantai suplai atau disebut sensor rantai pasokan yang memberikan perusahaan kemudahan dalam mengakses rantai pasokan atau persediaan aset . Aplikasi memberikan data tentang lokasi dan kondisi persediaan saat mereka diangkut di seluruh dunia. Pada 2016, laporan Deloitte dan MHI menyurvei 99 perusahaan rantai pasokan terkemuka dan menemukan bahwa sensor digunakan oleh 44% responden ini. Delapan puluh tujuh persen dari industri ini mengatakan mereka berencana untuk menggunakan teknologi pada tahun 2020.

Teknologi ini diperkirakan akan bertambah menjadi 1 triliun pada tahun 2022 dan menjadi 10 triliun sensor pada tahun 2030, menurut laporan para peneliti. Blockchain menyimpan, mengelola, melindungi, dan mentransfer informasi pintar.

Kontrak Cerdas

Kontrak pintar merupakan kontrak digital yang disematkan dengan kode if-this-then-that (IFTTT), yang memberikan mereka/user eksekusi mandiri. Dalam kehidupan nyata, perantara memastikan bahwa semua pihak menindaklanjuti persyaratan. Blockchain tidak hanya mengesampingkan kebutuhan pihak ketiga, tetapi juga memastikan bahwa semua peserta buku besar mengetahui perincian kontrak. Blockchain memberitahukan informasi  bahwa ketentuan kontrak diterapkan secara otomatis setelah persyaratan dipenuhi.

Anda dapat menggunakan kontrak pintar untuk semua jenis situasi, seperti memberikan informasi keuangan, verifikasi data perusahaan, pengadaan barang, laporan kerjasama aset, laporan inventaris perusahaan, pelaporan kontrak karyawan, premi asuransi, hukum properti, dan perjanjian pendanaan kerumunan, antara lain.

9. Perawatan Kesehatan Blockchain

Dengan aplikasi ini, catatan kesehatan pribadi dapat dikodekan dan disimpan di blockchain dengan kunci pribadi. Aplikasi akan memberikan akses hanya kepada individu tertentu. Strategi yang sama dapat digunakan untuk memastikan bahwa penelitian dilakukan berdasarkan hukum pedoman HIPAA (dengan cara yang aman dan rahasia).

Tanda terima operasi dapat disimpan di blockchain. Setelah itu, tanda terima secara otomatis dikirim ke penyedia asuransi sebagai bukti pengiriman. Buku besar juga dapat digunakan untuk manajemen perawatan kesehatan umum, seperti mengawasi obat-obatan, kepatuhan terhadap peraturan, hasil pengujian, dan pengelolaan persediaan perawatan kesehatan.

10. Musik Blockchain

Masalah utama dalam industri musik adalah hak kepemilikan, distribusi royalti, dan transparansi. Industri musik digital berfokus pada pemasukan profit dari hasil produksi, sementara hak kepemilikan seringkali diabaikan. Teknologi blockchain dan kontrak pintar dapat menuntaskan permasalahan ini dengan membuat basis data hak-hak musik yang terdesentralisasi (tersebar), komprehensif dan akurat.

Pada saat yang sama, buku besar Blockchain menyediakan transmisi transparan dari royalti artis. Selain itu, pendistribusian secara otomatis terlibat dengan label. Pemain akan dibayar dengan mata uang digital sesuai dengan ketentuan kontrak yang ditentukan.

11. Pemerintah Blockchain

Dalam pemilu 2016, Demokrat dan Republik mempertanyakan keamanan sistem pemungutan suara. Partai Hijau menyerukan penghitungan ulang di Wisconsin, Pennsylvania, dan Michigan. Ilmuwan komputer mengatakan para peretas dapat mencurangi sistem elektronik untuk memanipulasi suara. Buku besar akan mencegah hal ini karena suara menjadi dienkripsi. Individu pribadi dapat mengonfirmasi bahwa suara mereka dihitung dan mengonfirmasi siapa yang mereka pilih. Buku besar Blockchain juga menyediakan platform sehingga menjadi aplikasi publik yang dapat membuka data terkait untuk warga negara kapan pun dan di mana pun mereka mau.          

12. Nilai Publik/Komunitas

Blockchain memiliki keunggulan yang dibutuhkan nilai publik/komunitas. Sistem buku besar dapat memfasilitasi pengorganisasian diri dengan menyediakan platform manajemen diri untuk perusahaan, LSM, yayasan, lembaga pemerintah, akademisi, dan warga negara perorangan. Para pihak komunitas atau perusahaan dapat saling berinteraksi dan bertukar informasi dalam skala global dan transparan . Layaknya aplikasi Google Cloud, Blockchain memiliki kapasitas yang lebih besar dan tidak berisiko.

13. Tanggung Jawab Pribadi

Kontrak yang cerdas dapat memastikan bahwa para pemilih dapat dipilih oleh rakyat untuk rakyat sehingga pemerintahlah yang seharusnya. Spesifikasi kontrak Kontrak menentukan harapan pemilih dan pemilih akan dibayar hanya sekali mereka melakukan apa yang diminta pemilih daripada apa yang diinginkan penyandang dana.

14. Identitas Blockchain

Dengan beberapa kemudahan yang ditawarkan oleh Blockchain, perusahaan online tahu semua tentang informasi Anda. Beberapa perusahaan lain dapat dibeli. Itu semua diperoleh dengan menjual identitas perusahaan tersebut kepada pengiklan. Biasanya iklan akan ditayangkan kepada user. Blockchain memblokir ini dengan membuat titik data yang dilindungi. Pada saat posisi seperti ini, Anda hanya mengenkripsi informasi yang ingin diketahui orang-orang terkait pada waktu-waktu tertentu. Misalnya, Anda pergi ke bioskop untuk menonton film dewasa, pelayan hanya memerlukan informasi yang menunjukkan bahwa Anda berusia diatas 21 tahun.

15. Paspor

Perlu Anda tahu bahwa paspor digital pertama diluncurkan di Github pada tahun 2014 . Salah satu kemudahan paspor digital ini adalah membantu pemilik mengidentifikasi diri mereka secara online dan tidak aktif. Bagaimana cara kerjanya? Anda mengambil foto diri sendiri kemudian menandainya dengan kunci publik dan pribadi. Selanjutnya, keduanya dikodekan untuk memvalidasi bahwa identitas sudah sah diterima. Paspor disimpan dalam buku besar, diberi alamat bitcoin dengan IP publik, dan dikonfirmasi oleh pengguna Blockchain.

16. Kelahiran, Pernikahan, Dan Sertifikat Kematian

Jangan meremehkan dokumen kelahiran, pernikahan dan surat kematian! Meskipun terlihat sepeleh, dokumen-dokumen ini menjadi syarat utama agar anda mendapatkan hak-hak dari pemerintah seperi halnya mengurus perpanjangan KTP, Asuransi Kesehatan/BPJS, NPWP, bahkan menjadi syarat utama mendapatkan dana bantuan dari pemerintah. Namun, pada beberapa kasus terkadang orang-orang meremahkan hal ini, ada juga yang masih salah dalam mengurus dokumen.

Menurut laporan UNICEF pada tahun 2013, hingga saat ini sepertiga dari anak-anak di bawah usia lima tahun belum memiliki akta kelahiran. Blockchain dapat membuat pencatatan lebih lengkap dan akurat. Aplikasi ini dapat diandalkan dengan mengenkripsi sertifikasi kelahiran dan kematian. Namun, untuk mensosialisasikannya, pemerintah perlu memberdayakan warga negara untuk mengakses informasi penting ini.

17. Identifikasi Pribadi

Blockchain juga membawa serangkaian identifikasi, misalnya SIM, kata sandi komputer, kartu identitas, kunci, ID jaminan sosial, dan lain-lainnya. Blockchain ID merupakan bentuk identitas digital yang direkayasa untuk menggantikan semua bentuk identifikasi fisik.

Di masa yang akan datang, ilmuwan pakar teknologi berpendapat bahwa kita akan menggunakan satu ID digital untuk mendaftar di platform, perusahaan atau kantor dinas mana pun untuk mengurus sesuatu terutama dokumen penting. Ini merupakan bentuk open source yang diamankan oleh blockchain dan dilindungi oleh buku besar yang transparan.

Kesimpulan Aplikasi Blockchain

Supaya Blockchain berfungsi optimal, jaringan simpul-ke-simpul harus terikat dan dilaksanakan sesuai etika dan hukum. Apabila standar-standar pedoman ini dipatuhi, Blockchain dapat menjadi alat yang kuat untuk meningkatkan bisnis, melakukan perdagangan yang adil dan bijak, mendemokratisasikan ekonomi global, serta membantu mendukung masyarakat agar lebih terbuka dan adil.

Bagaimana Jika Blockchain Diterapkan Di Indonesia?

Jika Blockchain dikembangkan di Indonesia, masyarakat juga harus diberikan edukasi dan sosialisasi agar mereka lebih melek informasi digital. Tapi, Negara Indonesia masih memerlukan dua cara yaitu metode tradisional dan digital karena tidak semua wilayah di Indonesia dapat dijangkau dengan sistem internet.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah siap mengubah hidup Anda dengan Blockchain? Kalau menurut saran kami sih, mau nggak mau Anda harus siap dengan perubahan jaman  digital seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *